Rasanya Bernyanyi di Hadapan Bapak Presiden

14:50:41, 30 September 2019 Muhamad Chori Zikrin

Paduan suara Sekolah Madania menyanyikan Lagu Indonesia Raya pada Forum Titik Temu: "Kerja sama Multikultural untuk Persatuan dan Kesatuan", Rabu (18/09/2019). Bernyanyi dan diundang hadir pada event luar sekolah memang sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh siswa Madania, tapi ada yang berbeda kali ini. Acara yang diselenggarakan di Double Tree Hotel Jakarta ini dihadiri oleh banyak tokoh nasional dan pemuka agama serta dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo.

Ini merupakan pengalaman pertama siswa Madania bertemu dan menyanyi dihadapan Presiden. Siswa dan Guru Madania mempersiapkan fisik dan mental untuk menampilkan performa yang terbaik, meski dalam masa PTS (Penilaian Tengah Semester). Davina Sintiadewi, Secondary Student Affair Coordinator, mengatakan bahwa latihan hanya dilakukan dalam dua hari. “Latihan betul-betul hanya sekitar 5 sampai 10 jam saja. Saat itu kami membagi tugas, ada yang melatih vokal siswa, menyiapkan transportasi, hingga mengoordinasi kostum yang akan dipakai siswa”, lengkapnya.

Sulthan Hanief Afiin, siswa kelas 11N, menjelaskan bahwa teman-temannya seluruh tim paduan suara yang terdiri dari kelas 11 Sekolah Madania ini sangat antusias ketika diberitahu akan tampil di depan presiden. Mereka sangat bersungguh-sungguh saat latihan vokal bersama Arts & Culture Education Coordinator, Dessy Sophianty. Ia menambahkan, “saya tahu suara saya nggak bagus, tapi dilatih oleh Bu Dessy teknik-teknik cara menyanyi yang benar, cara mengatur pernafasan, lalu lama-lama setelah latihan, jadi bisa mencapai nada tinggi dengan mudah. Biasanya nada tinggi nggaksampai, setelah pemanasan dan dilatih jadi bisa.”

Siswa sampai di lokasi Forum Titik Temu sejak pukul 06.30 pagi. Mereka sudah siap tampil dengan menggunakan pakaian adat dari beragam suku yang ada di Indonesia. Rakha Arsya Putra, salah satu tim paduan suara mengatakan bahwa orangtuanya juga sangat antusias ketika tahu ia akan bernyanyi di dadapan presiden. Orangtuanya membantu mempersiapkan baju adat yang akan ia pakai. “Saya memakai baju adat Jawa Timur yang biasa dipakai saat pernikahan, yang lain ada yang pakai baju adat Betawi hingga baju adat Papua juga ada”, imbuhnya. Seluruh tim paduan suara menampilkan performa yang terbaik saat melakukan geladi bersih maupun saat acara telah dimulai. Rakha mengungkapkan perasaannya, “Ini adalah momen yang tidak akan terlupakan. Pertama kalinya bertemu langsung dengan presiden. Walaupun saya tidak berbicara face to face dengan beliau, cukup melihat dan berfoto saja sudah cukup. Mungkin ini pengalaman sekali seumur hidup”, tuturnya.

Walau terlihat sedikit tegang, mereka tetap bersungguh-sungguh ketika menyanyikan lagu Indonesia Raya.  “Saya dan tim bernyanyi dengan sepenuh hati untuk negeri ini, oleh karena itu saya sangat senang karena sudah bisa berbuat sesuatu untuk Indonesia. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya”, kata Weldon Lie, salah satu anggota paduan suara yang juga merupakan Ketua OSIS SMA Madania. “Saya berharap saya bisa mendapatkan kesempatan seperti ini lagi di masa depan”, tambahnya. 

Davina juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap siswa yang telah tampil dengan baik, “I am extremely proud with the effort and willingness of Grade 11. Waktu yang mepet ternyata tidak menyurutkan semangat mereka untuk tampil maksimal dihadapan presiden dan tokoh nasional. Intinya adalah kolaborasi yang cantik, dengan segala keterbatasan, Insha Allah berbuah manis.”

Penasaran dengan penampilan mereka? Saksikan video penampilannya di kanal Youtube Madania atau klik http://bit.ly/paduansuaramadania ya untuk menonton. (Fanni Fajaraini)


Share :