MAKNA LAGU AGAMA PADA FESTIVAL BUDAYA AGAMA

08:24:16, 24 Maret 2020 Muhamad Chori Zikrin

Sobat Madania masih ingat kan pertunjukan Festival Budaya Agama yang diadakan beberapa waktu lalu? Tentunya penampilan murid Madania dari beragam latar belakang agama menyita perhatian sobat Madania. Nah! Simak yuk makna dari setiap lagu agama yang dibawakan oleh murid sekolah Madania pada Festival Budaya Agama.

Pada penampilan pertama, ada murid Madania yang beragama Hindu membawakan Shiva Pancaksara yang merupakan mantra pemujaan Dewa Shiva. Mantra ini memiliki keluasan makna bagai samudera yang memiliki banyak sekali rahasai. Secara literal  dalam Bahasa sansakerta “Om Namah Shivaya” berarti saya memohon perlindungan. Tuntunan, dan keselamatan dari Dewa Shiva.

Usai penampilan Shiva Pancaksara, dilanjut dengan murid Madania yang beragama Buddha membawakan Prajnaparamita Hrdayasutra dimana mantra ini bertujuan untuk meminta kelepasan dari segala avidya yang disebabkan oleh ilusi nafsu dan konsep. Bagi umat Buddha, ini adalah mantra paling murni dan juga disebut mantra pengetahuan agung.

Murid Madania yang beragama katolik membawakan lagu kasih dengan penuh penghayatan, kasih sendiri berisi tentang ajaran Yesus yang utama, yaitu hukum kasih (Matius 22: 34-40, 1 Korintus 13: 1-13). Tidak hanya itu, murid Madania yang beragama Kristen menyanyikan lagu Tuhan Yesus baik dimana isinya menceritakan bahwa umat Kristen Mengimani Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan pusat kehidupannya. Lagu ini juga menggambarkan wujud kasih dan kebaikan Tuhan Yesus dalam kehidupan.

Pada penghujung acara, ada penampilan Syiir Tanpo Waton yang dibawakan oleh murid Madania yang beragama islam, inti makna pada Syiir Tanpo Waton ini adalah pesan untuk tidak hanya belajar syariat saja, wajib belajar dan mengerti tentang hakikat, thoriqat, dan ma’rifat. Tanpo Waton juga berisi pesan agar manusia dapat menjadi pribadi yang sabra, juga hidup rukun dan damai antar sesame umat manusia. (Annisa Azzahra)


Share :