Hidup Meneladani Yesus

08:14:16, 24 Maret 2020 Annisa Azzahra

Bagi umat Katolik di seluruh dunia, Hari Rabu Abu menandai titik awal masa prapaskah, yaitu masa pantang dan puasa untuk mempersiapkan diri dalam menyambut Hari Raya Paskah. Tahun ini Rabu Abu jatuh pada tanggal 26 Februari 2020. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Sekolah Madania menyelenggarakan Perayaan Ekaristi untuk menyambut Hari Rabu Abu tersebut.

Perayaan Ekaristi, yang dihadiri oleh seluruh siswa Katolik dari tingkat primary hingga secondary ini, dipimpin oleh RD Dionnysius Yumaryogustyn Manopo. Dalam homilinya, Romo Dion (begitu beliau biasa disapa) mengajak semua siswa, guru, alumni, serta sejumlah orang tua siswa yang hadir untuk meneladan sikap hidup Kristus.

“Dengan memandang salib-Nya, kita diingatkan untuk menjalani hidup berlandaskan 3K + 1S, yaitu kebaikan, kebenaran, kasih, dan setia. Pasti susah, kan, ya, untuk jujur pada orang tua? Apalagi, kalau mau bilang bahwa nilainya. jelek. Tapi, memasuki masa tobat ini, yuk kita selalu berusaha untuk hidup sesuai dengan jalan-Nya. “Masih semangat untuk menjalani masa pantang?” tanya Romo Dion, yang disambut antusias oleh semua umat.

Usai menyampaikan homili, Romo Dion kemudian memberkati setiap umat dengan cara memberi tanda salib dengan abu pada dahi. Pemberian abu ini merupakan pengingat bahwa kita berasal dari abu dan akan kembali menjadi abu (Maria Elisabeth Wahyuwidyastuti)


Share :