EFEKTIFKAH DISINFEKTAN UNTUK MEMBUNUH VIRUS CORONA

13:03:20, 02 Juni 2020 Muhamad Chori Zikrin

Pandemi COVID-19 yang telah melanda berbagai negara di dunia membuat berbagai pihak melakukan segala upaya untuk mengatasi wabah tersebut, hingga masyarakat berbondong-bondong memburu produk kesehatansepertihand sanitizer, gloves dan antiseptik sehingga menimbulkan kelangkaan. Tidak sedikit perusahaan, perkantoran atau perumahan yang melakukan penyemprotan disinfektan. Lalu seberapa penting dan efektif langkah ini?

Disinfektan adalah bahan yang digunakan untuk melaksanakan disinfeksi. Pengertian disinfeksi dan disinfektan biasanya ditujukan terhadap benda-benda mati, seperti lantai, piring, pakaian, dan lainnya (Irianto 2007).Menurut WHO, disinfektan hanya membunuh virus yang berada di permukaan benda, dan tak dapat membunuh virus yang sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh manusia.Sedangkan antiseptik adalah senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan yang hidup seperti pada permukaan kulit dan membran mukosa (Depkes, RI).

Disinfektan bukanlah segalanya, masyarakat perlu mengetahui bahwa proses disinfektan ini memiliki dampak kesehatanyang bisa menimbulkan iritasi kulit. Bahkan menurut WHO, bahan disinfektan inhalasi gas klorin (Cl2) dan klorin dioksida (ClO2) dapat mengakibatkan iritasi parah pada saluran pernapasan.

Jadi, jika memang berada di zona merah mungkin diperlukan (disinfeksi) dengan berkonsultasi kepada PP Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI). Tetapi hal yang paling penting dalam mencegah penularan virus ataupun bakteri adalah perilaku hidup bersih dan sehat. Cuci tangan pakai sabun denganair yang mengalir itu sangat penting dilakukan.Upaya lain seperti isolasi mandiri dan menjaga jarak aman antarorang harus dilaksanakan dengan serius agar transmisi virusnya juga berhenti.Salam sehat.(Erna Putrianingsih)


Share :