Moralitas dalam Agama Buddha

14:40:36, 27 September 2017 Himawari

MadNews Edisi 7/IX/2017-2018 - Pada era globalisasi ini banyak sekali kasus-kasus yang menyangkut kemerosotan moral di dunia. Di Indonesia banyak kasus tindak kriminal yang melanggar norma agama serta peraturan pemerintah. Banyak halnya seperti pembunuhan, pencurian, seks bebas, narkoba, penipuan, korupsi, tawuran pelajar, ucapan kata-kata kotor yang semakin membudaya dan masih banyak lagi lainnya yang mengutamakan tindakan pada merosotnya moral bangsa. Kurangnya pendidikan serta pengetahuan yang luas mengenai baik buruknya tindakan yang dilakukan, serta dampak yang akan diterima, menyebabkan tindakan yang salah banyak dilakukan.

Berbagai persoalan dan kerusakan yang ada saat ini sesungguhnya disebabkan oleh kondisi moral dan etika masyarakat yang sudah mengalami kemerosotan, untuk memperbaiki moral dan etika anak bangsa perlu ditekankan lagi pada pendidikan dan pegalaman nilai-nilai agama di dalam kehidupan  sehari-hari. Nilai moral dalam arti untuk mengembangkan perbuatan menuju kearah positif, lebih memiliki landasan untuk bertindak. Memiliki keyakinan yang kuat terhadap agama, mentalitas yang baik serta dapat membawa pada kelajuan sikap yang baik.

Pelaksanaan sila dalam agama Buddha merupakan suatu kebijakan moral, etika atau tata tertib dalam mejalani kehidupan kita sebagai manusia sehingga mampu betingkah laku secara baik dan benar bagi diri sendiri dan orang lain. Kabajikan moral dianggap sebagai suatu dasar yang membentuk semua hal-hal yang positif dalam kehidupan saat ini. Moralitas  atau sila dalam agama Buddha dapat dikembangkan dengan berlatih melaksanakan Pancasila Buddhis dan Pancadharma serta mengerti tentang Hiri (perasaan malu berbuat jahat) dan Ottapa (Perasaan takut akibat perbuatan jahat).

Pada minggu ini, siswa kelas 11 Sekolah Madania yang beragama Buddha belajar tentang Moralitas dalam ajaran Buddha. Diharapkan setelah peserta didik belajar tentang moralitas, para siswa Madania tersebut dapat mengerti dan mamahami tentang moralitas sehingga dapat menerapkan sikap hidup yang sesuai dengan moral sesuai dengan ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari.

Sabbe satta bhavantu sukhitata (Semoga semua makhluk berbahagia)

(Ari Ardiyanto)

 


Share :