Madania Home Concert 2018

10:03:34, 19 November 2018 Administrator

Saat menonton sebuah produk pertunjukan, kita terkadang terlalu menikmati karya yang disuguhkan sehingga abai oleh asal-usul dari mana dan bagaimana karya itu bisa hadir dan mewarnai hidup kita. Bahkan seorang jenius pun membutuhkan langkah awal dalam melakukan hal tersebut. Komposer besar yang karyanya abadi sampai sekarang, Wolfgang Amadeus Mozart, tidak akan dikenal karyanya tanpa sejarah awal menekan tuts piano saat pertama kalinya di usia bayi. Perupa Leonardo Da Vinci memulai karya-karya besarnya (termasuk desain pesawat terbang pertama kalinya) sejak kecil, saat corat-coret pertamanya dalam buku catatan art journal.

Setiap orang tua pasti mengetahui tahapan perkembangan tumbuh kembang anak. Kita bertepuk tangan saat batita, hal tersebut merupakan tahap di mana kita berhasil melangkah pertama kalinya waktu belajar berjalan. Kita berteriak senang saat balita, kita berjoget riang di atas panggung saat sekolah di playgroup, dan sebagainya.

Home Concert adalah sebuah perayaan kecil di rumah kita, Sekolah Madania, atas pencapaian langkah kecil siswa-siswi kita belajar kesenian. Di dalam kegiatan tersebut pasti terdapat banyak kekurangan, ketidak-sempurnaan, kebisaan yang terlihat “begitu aja” dan lain-lain. Tapi, kita sebagai orang tua pasti akan bertepuk tangan penuh apresiasi, sebagaimana halnya kebanggan kita saat anak kita pertama kali berhasil berjalan.

Peristiwa kebudayaan tidak melulu soal perayaan besar di gedung kesenian yang besar. Dalam Home Concert, peristiwa kebudayaan adalah tentang kejadian-kejadian kecil di atas panggung sebagai latihan. Di mana siswa berlatih untuk rutin dalam membaca notasi seperempat dan tanda istirahat satu ketuk di kelas keyboard, koreksi tanpa henti dalam mengatur postur tubuh sempurna saat memegang biola atau gitar, cara mengatur napas bila datang serangan panik akibat nervous dan tetap harus menjaga tempo, dan belajar menunduk sekian detik yang harus ditahan saat hormat sebelum dan sesudah tampil.

Pada zaman sekarang, walaupun gadget dunia seakan ada dalam genggaman tangan, ternyata kita masih membutuhkan banyak pengalaman “kepernahan”. Sebuah langkah kecil melalui Home Concert memiliki arti yang sangat penting untuk karya besar anak-anak kita di masa depan, saat kesuksesan dan dunia berada dalam genggaman mereka yang seutuhnya.

(Dessy Sophianty)


Share :